88: Assignment, Kungfu Panda and Sex & the City

Well, di tengah banyaknya tugas yang harus diselesaikan nonton dan jalan WAJIB hukumnya. Sekarang jadi bokek banget.

Senin nonton Sex & the City. Well, kalau di Singapore kamu ditanya kartu pengenal dan dibuktikan kalau sudah lebih dari 21 tahun atau 17 tahun gitu deh. Nah berhubung saya sudah lebih dari umur itu, maka boleh nonton film ini. TAPI sepanjang nonton malu euy. Keliatan pant*t. Idih… Kalau badan cewek gitu saya ga malu, lah wong sama. Lah ini badan cowok. IDIH. Aku kira ya ga bakal ada pant*t gitu. Jadinya satu bioskop cuma saya yang tutupin mata tiap ada adegan aneh-aneh. Malu. Padahal sih udah boleh ya nonton, tapi kok malu gitu. Ga enak ati liatnya.  But overall, filmnya bagus kok. Adegan paling aku suka ketika si Carrie NGAMUK besar sama Mr. Big. Huaahahahaha.. Puas liatnya. Biar kapok tuh COWOK yang GA BISA BERKOMITMET. hahahahaha.. HAJAR

Lalu demi mengobati masa mudaku yang ternoda oleh film Sex & the City, maka aku kemarin bersama Jenifer nonton KUNGFU PANDA. Lucu banget si pandanya. PO. Aku merasakan kesamaan dengan Po. Kadang aku ngrasa, mana mungkin sih aku bisa berubah hanya dalam waktu yang singkat? Self esteem rendah sekali. So, truly a hero is a person who never quit.

Dalam perjalan waktu, aku juga ke sebuah toko karet bernama Crocs dan sukses membeli sepasang sepatu lucu berwarna merah. LOVE it!

Dari samping New Crocs

Baidewei ya, aku bete sama poniku. Aneh gitu. Maunya sih aku potong tapi dulu sempet dikeriting dikit, takut salah aja cara motongnya… hmmm

Ngomong Jam Belajar di Kota Tangerang

Super aneh. Aku langganan rss tempointeraktif dan baca berita tentang larangan pelajar keluyuran pada jam belajar malam. ANEH. Super aneh karena kebijakan yang ceritanya lagi mau dibuat ini adalah hasil dari banyaknya orang tua yang protes ke pemerintah kalau anaknya susah belajar kalau di rumah.

GILA….

Itukan tanggung jawab orang tuanya sendiri. Kalau anaknya ga mau belajar lantas keluyuran, kok jadi salah pemerintah. Itu kan berarti orang tua tidak mengajarkan pada anaknya masalah tanggung jawab atas studi. Jadi itu adalah salah didik orang tua sendiri lah.

Apa-apaan pake nglarang orang keluyuran, ini kan negara bebas, itu di luar wilayah pemerintah lah.

Aduh orang Indonesia please sadar gitu loh. Sadar ada hal-hal yang harus kamu perjuangkan sendiri, ga bergantung sama pemerintah terus. Kalau nanti ekonomi kita udah sangat baik, kamu tetep miskin, itu karena kamu kerjanya kurang keras bukan karena pemerintah ga becus. Pemerintah cuma ga becus dalam menata pendidikan aja kok :)

84: Sound Mind

Berusaha cari definisi dari Sound Mind di internet. Tapi susah banget. Dapat jawaban model gini

English English To English - a sound mind in a healthy body 
physically and mentally healthy
 

is a technique in which a person becomes intentionally aware of their thoughts and actions in the present moment, non-judgmentally. It plays a central role in Buddhism, with Right Mindfulness (Pali:sammā-sati; Sanskritsamyak-smṛti) being the seventh element of the Noble Eightfold Path, the sadhana of which is held in the tradition to engender insight and wisdom. Mindfulness may be paralogous in Christianity through the Eastern Orthodox hesychastic concept of nepsis.

Well, kenapa sih aku nulis tentang ini. Karena menurutku sound mind itu berarti ketenangan pikiran jadi menghasilkan hal-hal yang luar biasa.

Betewe, hal yang paling aku ga suka dari tinggal di flat adalah kalau ada tetangga masak curry, bakar hio dll, DAN AKU LAGI JEMUR PAKEAN. ADUH…. bete de

82: FPI? Hebooohhhh

Wah, jadi bingung. Kenapa lagi negara kita?

Ingat ada masalah lain, bensin naik, dolar naik dan masyarakat sengsara. Jadi enaknya menolong mereka yang memang membutuhkan ya daripada ngurusin masalah ini. Maka sodara2 jangan terkecoh dan terganggu fokus kita. Tetaplah bekerja dengan baik dan bantulah teman-teman yang membutuhkan :)

79: Nonton Narnia Prince Caspian

Hore! setelah nunggu setahun, akhirnya bisa nonton. I loveeee this movie.. Deep meaning and deep impression for me.

Dimulai dari rencana pembunuhan Prince Caspian. Itu aja udah serem gue, gelap2 banget gitu kan. Kegantengan Prince Caspian yang super itu jadi sedikit tertutupi. Tapi tidak apa-apa, toh di sepanjang film kegantengannya terus terjaga dan terlestarikan.

Aku seneng banget dengan penggambaran ketika si King Peter nyerang tanpa mikir, WHAT WOULD ASLAN DO? Terus semuanya kacau. Dia bener-bener nyesel. Aku paling nyesek banget dan pengen nangis (tapi ga jadi karena malu) pada saat tentaranya si King Peter ditembakin dan ga bisa keluar gerbang. REALLY. WOW it’s a touching moment banget.

Terus di saat akhirnya si Queen Lucy ketemu Aslan. Aslan tanya, “Why its stop you to meet me?” Ohhhhh… I felt like God talk to me. WOW.

Beliin DVDnya dong guys.

Btw, tadi nonton sama Ming Hui anak Cina dan Lena anak Singapore. Bertiga termangu-mangu liat filmnya. So happy can watched this movie…